anikamiranti

a beginner music listener
Aug 16
Permalink

Death Cab For Cutie Live in Singapore

deathcabforcutie live in singapore

Ini adalah konser kedua dalam 2 minggu liburan saya yang luar biasa, tapi tidak, kali ini saya tidak menonton dari jarak dekat. Tempat duduk saya lumayan jauh dari panggung tapi tetap memberikan pengalaman luar biasa saat menonton band indie-rock Amerika ini.

Pukul 6 lebih sedikit saya dan teman saya telah sampai di Esplanade Concert Hall yang berlokasi di City Hall, Singapore. Gate masih ditutup dan tempatnya masih sepi karena kami datang memang agak kepagian, hanya ada sedikit calon penonton yang sudah mulai duduk-duduk di sekitar lobby. Karena masih sepi akhirnya kami memutuskan untuk makan dulu di tempat makan bernama ‘Makansutra’ sebelah Esplanade. Makanannya lumayan enak, SGD 8 sudah bisa makan berdua. Begitu jam menunjukkan pukul 6.30 kami memutuskan untuk kembali ke venue.

Benar saja, begitu kami tiba gate sudah dibuka dan penjualan merchandise juga sudah dimulai. Kami langsung masuk dan menuju merchandise counter untuk membeli kaus. Penonton belum banyak dan counternya masih lumayan sepi jadi kami bebas memilih-milih. Tapi dalam hitungan menit semakin banyak orang yang berdatangan dan akhirnya dibuat line di depan counter agar lebih tertib.

Tepat pukul 7 pintu masuk hall dibuka, kami pun langsung masuk. Esplanade berbentuk seperti hall Gedung Kesenian Jakarta hanya saja dalam skala yang lebih besar. Terdiri dari 1 lantai floor dan 3 lantai balkon, semua dengan tempat duduk. Tempat duduk kami di lantai 1 dekat mixer.

ben gibbard's effects

chris walla's effects

Death Cab For Cutie membawakan Bixby Canyon Bridge sebagai lagu pertama dengan megah. Semua orang langsung berdiri, kursi-kursi yang tersedia seperti dilupakan begitu saja, namun memang lebih enak menikmati sambil berdiri daripada sambil duduk. Dari tempat saya berdiri sound yang terdengar benar-benar enak, seperti mendengarkan rekamannya saja, namun bila biasanya bass terdengar dominan di, dalam live ini ia terletak di tengah-tengah. Vokal Gibbard terdengar jelas, jernih, sedikit dominan tapi tetap pas proporsinya.

Setelah menggeber dua lagu megah, mereka mulai pelan-pelan menurunkan mood lagunya hingga I Will Follow You Into The Dark untuk kemudian mulai naik lagi lewat I Will Possess Your Heart. Mereka menyelesaikan setnya dengan Sound of Settling, namun lagu tersebut belum terasa klimaks, dan tentu saja setelah tepuk tangan berkepanjangan dan seruan ‘We Want More!’ DCFC kembali naik ke panggung untuk encore.

dcfc live

Dari rangkaian encore yang paling mengesankan adalah Transatlanticism, selain merupakan lagu favorit saya, nampaknya mereka memang menempatkan lagu tersebut di akhir sebagai klimaks konser malam itu. Vokal dan permainan piano Gibbard, serta gitar Chris Walla pelan-pelan membawa penonton naik, hingga akhirnya pelan-pelan mulai masuk drum McGerr dan bass Harmer mulai masuk dan mensupport musiknya. Begitu masuk ke bagian ‘So come oonn… come oonn…’ musiknya terasa benar-benar indah hingga saya hampir meneteskan air mata, hanya saja ada sedikit gangguan dari penonton di row depan saya. Transatlanticism diakhiri dengan penuh emosi dan permainan efek diiringi sorak sorai penonton. Saat penonton sedang sibuk menyoraki penonton saya langsung ambil tas dan menyuruh teman saya berlari keluar, agar dapat mulai antri untuk mendapat tanda tangan DCFC dan tentu saja di luar sudah mulai ramai dan orang-orang mulai berlarian ke arah belakang, untungnya saya kebagian tempat. Jadi kenang-kenangan saya hari itu tidak hanya musik yang mengesankan, tapi saya juga dapat bertatap muka dengan Ben Gibbard, Nick Harmer, Jason McGerr, dan Chris Walla serta mendapat tanda tangan mereka di baju DCFC saya.

dcfc live

Konser hari itu sempurna dari performance, sound, dan teknis lainnya, tapi seperti biasa dari penonton selalu saja ada yang mengganggu. Di row depan saya ada 4 remaja bule kampungan yang selalu bernyanyi dan tepuk tangan di saat yang tidak tepat. Salah satu di antaranya kadang berdiri di atas kursi sambil menari-nari, saya sampai prihatin sama yang berdiri di belakangnya. Tapi ya mau bagaimana lagi, orang memang macam-macam.

Set List:

- Bixby Canyon Bridge

- The New Year

- Why You’d Want To Live Here

- Crooked Teeth

- Photobooth

- Long Division

- Grapevine Fires

- Movie Script Ending

- Company Calls

- Title Track

- Soul Meets Body

- I Will Follow You Into The Dark

- I Will Possess Your Heart

- Cath..

- Styrofoam Plates

- Expo ‘86

- Sound of Settling

Encore:

- Your Bruise

- Title And Registration

- No Sunlight

- Tiny Vessels

- Transatlanticism