Toe Live in Jupiter Hall, Malaysia

Setiap ada orang yang bertanya ‘gimana toe nik? bagus?’ saya selalu merasa kehilangan kata-kata. Agak sulit menggambarkan perasaan saya pada saat menonton langsung band Jepang ini. Mungkin lebih baik saya cerita dari awal.
Jupiter Hall ini tidak begitu besar, mirip hall Viky Sianipar namun lebih kecil sedikit dan lantainya karpet. Penontonnya tidak banyak, mungkin hanya seratus atau mungkin kurang. Kebanyakan juga merupakan teman dari band-band pembuka.
Acara ini dibuka oleh band dari Singapore, mungkin tidak cocok dibilang band karena orangnya cuma satu, dia bermain gitar dibantu MacbookPro dan keyboard. Saya tidak dengar siapa namanya, tapi lagu-lagunya lumayan bagus, mirip Sigur Ros, Immanu El, Explosions in the Sky. Nantinya saya akan sadar bahwa dia satu-satunya band pembuka yang bagus, lainnya yah anda harus dengar sendiri.
Kemudian disusul band bernama Nao, musik yang dimainkan nampaknya kepingin jadi Battles tapi tanpa arah dan durasi lagunya terlalu lama. Kadang lembut kadang noise. Benar-benar tidak bisa dinikmati, seperti cuma pamer skill saja. Saya pikir habis band kedua ini mungkin akan ada yang lebih bagus tapi harapan saya tinggal harapan. Band ketiga merupakan band punk namanya Killeur Calculator kalo ga salah, nyanyinya teriak-teriak, lagunya sangat pendek, dan selalu berhentinya gantung. Setelah band ini saya tidak repot-repot mendengarkan yang selanjutnya.
Setelah band kelima habis bermain akhirnya saya melihat crew Toe mulai memindah-mindahkan drum dan memasang alat. Nampaknya crew Toe terdiri dari 1 manager, 1 tukang angkat-angkat barang, dan 1 teknisi. Si teknisi ini mengurus semuanya, dari memasang gitar, bass, menyetem gitar, menyetem bass, memastikan drum setnya ok, mengurus mic, mengeset efek dan lain-lain sebagainya. Namun drummer Toe, Kashikura Takashi, memasang snare drum dan menset alatnya sendiri. Panggungnya diset setengah lingkaran (mirip seperti di RGBDVD, hanya saja di RGBDVD mereka berbentuk lingkaran penuh), semua bermain di depan jadi set drum dimajukan sedemikian rupa dekat dengan gitar, bass, beserta ampli-amplinya.


Awalnya saya berencana maju ke depan untuk memotret mereka kemudian kembali ke belakang agar bisa mendapat sound yang bagus, namun ternyata sound di depan panggung sangat bagus sehingga saya mengurungkan niat saya untuk kembali ke belakang. Sebelum Toe naik ke atas panggun MC meminta agar semua penonton mematikan flash kameranya, karena sang artis meminta demikian.
Toe memainkan intro sebagai pembuka kemudian jeda sedikit dan langsung masuk ke Kodoku No Hatsumei. Mereka membawakan semua lagu dari The Book About My Idle Plot On A Vague Anxiety dan beberapa dari New Sentimentality dan Songs, Ideas We Forgot. Tulisan ini akan sangat panjang kalau saya menjelaskan semua lagu. Masalahnya semua lagu yang dimainkan terdengar luar biasa. Untuk yang sudah pernah menonton RGBDVD pasti bisa membayangkan bagaimana performance mereka. Mereka bermain penuh emosi, terlihat benar musik yang dimainkan dari dasar hati, chemistry dalam band tersebut benar-benar terpancar lewat setiap instrumen.

Mereka tidak komunikatif. Sepanjang konser hingga akhir gitarisnya hanya berkata ‘Thank you for coming’ dan ‘Please no more photo please just listen please’. Sekedar info deretan paling depan penuh dengan orang-orang yang membawa kamera digital SLR dan mereka sibuk mengambil gambar.
Lagu yang paling saya tunggu adalah Past And Language dan mereka menempatkan lagu tersebut di urutan bawah dari set listnya. Toe membawakan lagu ini, kalau menurut saya, 10 kali lebih bagus dari yang di rekaman. Perjalanan lagu ini sampai klimaks dan berakhir benar-benar terasa emosinya. Drummernya benar-benar jempolan, saya hampir tidak bisa menuliskan perasaan saya saat mendengar mereka membawakan lagu ini.

Toe memainkan sekitar 15 lagu dengan 1 encore. Mereka membawakan Goodbye sebagai lagu terakhir yang tentu saja disambut cukup meriah. Sang gitaris memainkan gitar akustik sambil bernyanyi. Dan ya rasanya pun bukan main bagus. Mungkin konser ini merupakan salah satu konser yang paling perfect yang pernah saya tonton, bukan dari segi acaranya, tapi dari performance bandnya. Saya tidak menyesal jauh-jauh datang dari Indonesia, terbang sendirian, dan kepanasan selama di Malaysia, yang penting saya bisa menonton Toe.
Saya lupa urutan pasti set listnya tapi mungkin kurang lebih seperti ini.
Set List :
- Intro
- Kodoku No Hatsumei
- Tremolo + Delay
- Mukougishi Ga Shiru Yume
- Velvet Blanc
- Dance
- Leave Word
- C
- I Do Still Wrong
- Everything Means Nothing
- All I Understand Is I Don’t Understand
- Past And Language
- Tsunagaru Haruka Achira
- Goodbye
- New Sentimentality
Encore:
- Path