Keputusan Pintar Atau Keputusan Bodoh?
Ini adalah berita yang saya dapat menyangkut pemblokiran situs yang dilakukan Menkominfo karena film Fitna
dari berita di atas dikatakan Speedy memblokir 7 situs yaitu :
- Youtube
- Myspace
- Multiply
- Rapidshare
- Metacafe
- LiveLeak
- TheMovieFitna
Pemblokiran ini menyebabkan usaha rumah tangga dan mikro jadi susah karena konsumen dan kontak mereka ada di Multiply.
http://detikinet. com/index. php/detik. read/tahun/ 2008/bulan/ 04/tgl/08/ time/173723/ idnews/920349/ idkanal/399
Berita di atas menyuarakan protes pemblokiran karena akan berdampak negatif terhadap citra Indonesia di luar negeri.
http://www.kompas.co.id/tekno/read.php?cnt=.xml.2008.04.07.14311317&channel=1&mn=114&idx=114
Berita dari kompas ini memperlihatkan kerugian korporat yang menggunakan situs seperti Youtube sebagai referensi dan sebagai akibatnya perusahaan-perusahaan itu menuntut hukum internet service provider langganan mereka.
http://detikinet. com/index. php/detik. read/tahun/ 2008/bulan/ 04/tgl/10/ time/084559/ idnews/921112/ idkanal/399
Berita dari detik mengatakan dengan diblokirnya situs-situs tersebut masyarakat Indonesia justru tambah penasaran dengan film Fitna.
Kesimpulan saya keputusan Menkominfo adalah keputusan bodoh, merugikan, berpikiran sempit dan menyelesaikan masalah dengan masalah. Saya rasa Menkominfo harusnya lebih sering bergaul dengan orang dari Pegadaian dan mengikuti motto mereka ‘Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah’.
Bagi yang berminat silahkan mensupport petisi online yang ditujukan kepada Menkominfo sehubungan dengan diblokirnya situs-situs di atas
http://www.petitiononline.com/utubeina/petition.html